Infinix kembali meramaikan pasar laptop Indonesia lewat kehadiran Infinix XBOOK 15, laptop 15 inci yang ditujukan buat mahasiswa, pekerja kantoran, sampai profesional muda.
Laptop ini resmi meluncur pada 4 Juni 2026 dan sudah bisa dibeli lewat berbagai platform e-commerce serta toko resmi Infinix di Indonesia.
Tapi jangan sampai salah ya! Infinix XBOOK 15 ini berbeda dengan Infinix XBOOK B15 yang dirilis pada April 2025.
Sekilas namanya memang mirip, jadi wajar kalau bikin bingung. Saya sendiri sempat mengira keduanya adalah seri yang sama. Meski sama-sama ditenagai prosesor AMD Ryzen, kedua laptop ini hadir dengan spesifikasi dan target pengguna yang berbeda.
Prosesor Ryzen 5000 Series dalam Bodi Metal

Soal performa, Infinix XBOOK 15 hadir dalam dua pilihan prosesor, yaitu AMD Ryzen 5 5500U dan AMD Ryzen 7 5825U yang sama-sama berasal dari keluarga AMD Ryzen 5000 Series.
Kedua varian ini dibekali RAM 8 GB LPDDR4X, sementara untuk penyimpanannya berbeda. Varian Ryzen 5 menggunakan SSD NVMe 256 GB, sedangkan varian Ryzen 7 mendapat SSD NVMe 512 GB yang lebih lega. Kalau masih kurang, Infinix juga menyediakan opsi upgrade penyimpanan hingga 1 TB.
Biar performa tetap stabil dan nggak gampang panas, laptop ini sudah dibekali sistem pendingin dengan kipas dan dual heat pipes. Jadi panas bisa tersebar lebih merata, sehingga laptop tetap nyaman dipakai untuk multitasking atau pekerjaan berat dalam waktu yang cukup lama.
Punya Layar Luas, Desain Tipis, dan Kamera Tajam

Beralih ke bagian layar, Infinix XBOOK 15 mengusung panel IPS 15,6 inci Full HD (1920 x 1080 piksel) yang cukup nyaman untuk kerja, belajar, maupun hiburan.
Bezel di sekeliling layar juga dibuat cukup tipis berkat screen-to-body ratio 85%, sehingga tampilannya terlihat lebih modern.
Untuk desainnya, laptop ini menggunakan material aerospace-grade aluminum alloy dengan finishing dual-texture yang bikin tampilannya terasa lebih premium. Nggak cuma soal tampilan, bodinya juga diklaim sudah melewati berbagai uji ketahanan untuk penggunaan jangka panjang.
Buat yang sering meeting online atau video call, Infinix menyematkan webcam 1080p lengkap dengan dual front fill light, jadi wajah tetap terlihat terang meski kondisi ruangan kurang cahaya.
Ada juga fitur AI ENC Noise Cancellation yang membantu meredam suara bising di sekitar saat sedang melakukan panggilan.
Di sektor input, keyboard-nya punya key travel 1,5 mm yang nyaman untuk mengetik dalam waktu lama, ditambah backlit 3 tingkat agar tetap mudah digunakan di kondisi minim cahaya.
Sementara itu, touchpad AG Glass berukuran 6,36 inci diklaim 30% lebih luas dibanding touchpad laptop pada umumnya, sehingga navigasi terasa lebih lega dan presisi.
Baterai 50 Wh dengan Adaptor 65W
Untuk urusan daya, Infinix XBOOK 15 dibekali baterai 50 Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 8 jam pemakaian dalam sekali pengisian.
Saat baterainya habis, pengisian daya bisa dilakukan menggunakan charger 65W USB-C, yang terbilang lebih kencang dibanding banyak laptop di kelasnya yang masih mengandalkan adaptor 45W.

Soal konektivitas juga cukup lengkap. Laptop ini sudah menyediakan port USB 3.2 Gen 1 Type-C, HDMI 1.4, dan jack audio combo 3,5 mm untuk kebutuhan sehari-hari.
Sementara untuk koneksi nirkabel, tersedia dukungan WiFi 5 dan Bluetooth 5.0 agar tetap lancar saat terhubung ke internet maupun perangkat lainnya.
Menariknya lagi, Infinix XBOOK 15 sudah langsung menjalankan Windows 11 Home, jadi pengguna bisa langsung bekerja atau belajar tanpa perlu repot instal sistem operasi terlebih dahulu.
Baca juga: Spesifikasi & Kelebihan Infinix XPAD Edge
Harga dan Ketersediaan
Soal harga, Infinix XBOOK 15 dijual mulai Rp7,3 jutaan untuk varian Ryzen 5 5500U + SSD 256 GB, sedangkan varian Ryzen 7 5825U + SSD 512 GB dibanderol sekitar Rp8,2 jutaan.
Keduanya sudah tersedia di berbagai e-commerce dan toko resmi Infinix, lengkap dengan garansi resmi 2 tahun.
Dibanding generasi sebelumnya, XBOOK 15 hadir dengan beberapa peningkatan menarik, seperti fast charging 65W USB-C yang lebih kencang dan penggunaan material bodi yang terasa lebih premium.
Sementara itu, klaim baterai hingga 8 jam masih perlu dibuktikan lewat penggunaan sehari-hari untuk melihat performa aslinya.
















































