Rujukan Sebelum Membeli

6 Kelebihan & Kekurangan Samsung Galaxy S26 FE, Upgradenya Signifikan!

Meski membawa spesifikasi dan fitur yang secara umum masih terasa mirip dengan generasi sebelumnya, Samsung Galaxy S26 FE hadir dengan harga yang justru semakin tinggi. Hal ini tentu membuat calon pembeli punya alasan lebih untuk mempertimbangkan pilihannya sebelum memutuskan upgrade.

Kendati demikian, posisi Galaxy S26 FE sebagai perangkat Fan Edition tetap tidak berubah. Smartphone ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan pengalaman lebih premium dari Galaxy A Series, tetapi belum ingin melangkah ke Galaxy S Series yang berada di kelas flagship.

Di balik sejumlah kekurangannya, Galaxy S26 FE tetap menawarkan beberapa keunggulan yang menarik untuk dipertimbangkan.

Pada akhirnya, keputusan kembali pada kebutuhan masing-masing pengguna—apakah fitur, performa, dan pengalaman yang ditawarkan sudah cukup sepadan dengan harga yang harus dibayar.

Kelebihan Samsung Galaxy S26 FE

1. Performa Kencang untuk Segala Aktivitas

Salah satu daya tarik utama Galaxy S26 FE ada di sektor performa. Samsung membekali ponsel ini dengan chipset Exynos 2500, yang membawa peningkatan dibandingkan generasi sebelumnya.

Chipset ini dibuat menggunakan proses fabrikasi 3nm GAA dan mampu mencapai kecepatan hingga 3,3 GHz. Exynos 2500 juga mengusung konfigurasi 10 inti (deca-core) dengan kombinasi arsitektur ARM Cortex-X925, Cortex-A725, dan Cortex-A520.

Dengan spesifikasi tersebut, Galaxy S26 FE punya modal kuat untuk menangani berbagai aktivitas, mulai dari multitasking, gaming, hingga kebutuhan pembuatan konten dengan lebih responsif.

BELI DI SHOPEE >>

Bukan cuma CPU, sektor grafis Galaxy S26 FE juga mendapat peningkatan. Samsung membekalinya dengan Xclipse 950, GPU yang dikembangkan berbasis arsitektur AMD RDNA 3. Tak hanya itu, terdapat pula unit pemrosesan AI yang diklaim mampu menangani hingga 59 triliun operasi per detik (TOPS).

Dengan kombinasi tersebut, Galaxy S26 FE diklaim menawarkan peningkatan performa yang cukup signifikan dibandingkan generasi sebelumnya. Pemrosesan data meningkat 11%, grafis 24% lebih bertenaga, sementara kemampuan AI melonjak hingga 51%.

Namun, ada satu hal yang cukup disayangkan. Meski membawa chipset kelas flagship, Samsung masih memasangkannya dengan RAM 8GB. Untuk penyimpanan, tersedia pilihan 128GB dan 256GB, sementara varian 512GB hanya dipasarkan di sejumlah wilayah tertentu.

2. One UI 9 dan Dukungan Update hingga 7 Tahun

Tak hanya mengandalkan peningkatan performa, Galaxy S26 FE juga unggul di sektor software. Samsung langsung membekalinya dengan One UI 9, antarmuka terbaru yang berbasis Android 17.

One UI 9 membawa sederet fitur baru yang menarik, termasuk beberapa kemampuan yang sebelumnya hanya tersedia di perangkat flagship terbaru Samsung. Galaxy S26 FE pun hadir dengan paket Galaxy AI yang semakin lengkap.

Beberapa fitur andalannya mencakup Now Brief versi terbaru, Now Nudge, dan Circle to Search. Now Brief kini menawarkan kartu ringkasan yang lebih fleksibel dan bisa dipersonalisasi, Now Nudge memperluas dukungan untuk aplikasi pihak ketiga, sedangkan Circle to Search kini mampu melakukan pencarian pada beberapa objek sekaligus.

Dengan kombinasi One UI 9 dan Galaxy AI tersebut, pengalaman menggunakan Galaxy S26 FE terasa semakin pintar, personal, dan praktis untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

BELI DI SHOPEE >>

Tak berhenti di fitur Galaxy AI sebelumnya, One UI 9 pada Galaxy S26 FE juga membawa sejumlah tools baru yang menarik. Ada Audio Eraser untuk meredam suara bising, Photo Assist untuk membantu mengedit foto, hingga Gemini Omni yang mendukung kebutuhan pembuatan konten video.

Yang tak kalah menarik, Galaxy S26 FE bukan hanya mendapatkan One UI generasi terbaru, tetapi juga dukungan software yang sangat panjang. Samsung menjanjikan perangkat ini tetap mendapatkan pembaruan hingga 7 tahun, sehingga pengguna bisa memakainya lebih lama dengan fitur dan keamanan yang tetap relevan.

3. Kamera Galaxy S26 FE dengan Kualitas Setara Flagship

Di sektor kamera, Galaxy S26 FE memang masih mempertahankan konfigurasi yang mirip dengan generasi sebelumnya. Samsung kembali mengandalkan kamera utama 50MP, telefoto 8MP dengan optical zoom 3x, ultrawide 12MP, serta kamera depan 12MP.

Meski hardware-nya tidak banyak berubah, Samsung memberikan peningkatan dari sisi fitur. Galaxy S26 FE kini dibekali kemampuan perekaman yang lebih lengkap, termasuk My FanCam dan Horizontal Lock yang membuat aktivitas membuat konten semakin fleksibel.

My FanCam, yang sebelumnya diperkenalkan pada lini smartphone lipat Samsung, memungkinkan pengguna membingkai ulang video secara lebih mudah agar fokus tetap tertuju pada orang tertentu di dalam frame.

Sementara itu, Horizontal Lock yang menjadi bagian dari fitur Super Steady membantu menjaga orientasi video tetap horizontal. Bahkan ketika ponsel dimiringkan atau diputar hingga 360 derajat, orientasi rekaman tetap terkunci sehingga hasil video terlihat lebih stabil dan konsisten.

Kekurangan Samsung Galaxy S26 FE

1. Spesifikasi Baterai Masih Standar

Di sektor baterai, Galaxy S26 FE masih terbilang bermain aman. Kapasitas 4.900mAh terasa cukup kecil jika dibandingkan sejumlah smartphone di kelasnya yang kini sudah menawarkan baterai di atas 6.000mAh.

Meski begitu, efisiensi chipset membuat daya tahan Galaxy S26 FE tetap bisa diandalkan. Samsung mengklaim perangkat ini mampu digunakan hingga 29 jam untuk pemutaran video, sekitar 1 jam lebih lama dibandingkan generasi sebelumnya.

Sayangnya, pengisian daya 45W juga mulai terasa tertinggal. Galaxy S26 FE mampu mengisi hingga sekitar 69% dalam 30 menit, tetapi beberapa kompetitor di kelas harga serupa sudah menawarkan fast charging di atas 60W.

2. Bezel Bawah yang Lebih Tebal

Layar Galaxy S26 FE menawarkan spesifikasi mumpuni lewat panel Dynamic AMOLED 2X 6,7 inci, resolusi Full HD+, refresh rate 120Hz, dan kecerahan hingga 1.900 nit.

Namun, desain bezel bawah yang lebih tebal dan kurang simetris menjadi salah satu kekurangannya, terutama mengingat harganya yang cukup tinggi.

3. Fitur dan Dukungan Belum Maksimal

Galaxy S26 FE memang sudah membawa sensor sidik jari di dalam layar, tetapi Samsung masih menggunakan teknologi optik yang terasa kurang premium di kelas harganya.

Dibandingkan sensor ultrasonik, teknologi ini menawarkan tingkat keamanan dan respons yang lebih terbatas karena hanya mengandalkan pemindaian 2D.

Tak hanya itu, sektor konektivitas juga mengalami penurunan. Galaxy S26 FE kini hanya dibekali USB 2.0, sehingga kecepatan transfer datanya lebih lambat dibandingkan smartphone flagship yang sudah menggunakan USB 3 atau lebih tinggi.

Tentang Penulis

Co-Founder sekaligus Content Specialist berpengalaman 9 tahun menulis artikel seputar HP dan Laptop. Selengkapnya di Halaman About.