Sekilas memang terlihat mirip, tapi jangan tertipu tampilannya. TECNO POVA 8 5G hadir dengan banyak peningkatan signifikan dibandingkan TECNO POVA 7 5G yang meluncur tahun lalu.
Sejalan dengan banderol harganya yang kini lebih tinggi, HP ini membawa sederet pembaruan menarik, mulai dari performa yang lebih kencang hingga fitur yang lebih modern.
Upgrade tersebut membuat TECNO POVA 8 5G semakin siap bersaing di kelas menengah yang persaingannya makin ketat.
Meski begitu, peningkatan tersebut tidak datang tanpa kompromi. Beberapa fitur yang sebelumnya tersedia justru dipangkas, sehingga ada beberapa aspek yang bisa dibilang mengalami penurunan dibandingkan generasi sebelumnya.
Perbandingan TECNO POVA 8 5G Vs TECNO POVA 7 5G
Dari segi desain, TECNO POVA 8 5G memang masih mempertahankan identitas khas seri POVA.
Sekilas tampilannya sangat mirip dengan TECNO POVA 7 5G karena sama-sama mengusung konsep Interstellar Spaceship Design yang terinspirasi dari pesawat antariksa futuristis. Namun, jika diperhatikan lebih dekat, ada sejumlah perubahan yang membuat generasi terbaru ini terasa lebih modern.
TECNO POVA 8 5G kini hadir dengan pola optik yang lebih minimalis. Panel belakangnya didominasi aksen garis-garis vertikal yang tegas sehingga tampil lebih bersih dan elegan. Sementara itu, TECNO POVA 7 5G masih mengandalkan pola pelat-pelat terpisah yang memberikan kesan lebih ramai.

Pilihan warnanya juga diperbarui. TECNO POVA 8 5G tersedia dalam varian Arc White, Graphite Black, Helios Orange, dan Echo Green, sedangkan TECNO POVA 7 5G sebelumnya hadir dengan pilihan Geek Black, Magic Silver, Oasis Green, serta Stardust Pink.
Meski sama-sama mempertahankan modul kamera berbentuk segitiga sebagai ciri khas Interstellar Spaceship Design, teknologi visual yang digunakan kini mengalami lompatan besar.
TECNO POVA 8 5G meninggalkan Status Light milik pendahulunya dan menggantinya dengan Alive Matrix Display yang ditempatkan pada salah satu lingkaran modul kamera.
Peningkatan ini bukan sekadar perubahan tampilan. Alive Matrix Display dibekali 117 lampu Mini LED yang mampu menampilkan berbagai animasi, mulai dari teks, ikon, gambar, hingga karakter.
Sebagai perbandingan, Status Light pada TECNO POVA 7 5G hanya berfungsi menampilkan efek kedipan dan perubahan warna cahaya sebagai indikator notifikasi.

Tidak hanya tampil lebih futuristis, bodi TECNO POVA 8 5G juga kini dibuat lebih tangguh. HP ini dibekali Omni-Shield Impact System, sebuah sistem perlindungan yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan terhadap benturan dan guncangan dalam penggunaan sehari-hari.

Bahkan, ketangguhan tersebut telah dibuktikan melalui berbagai pengujian ekstrem dengan mengacu pada standar militer Amerika Serikat MIL-STD-810H, sehingga memberikan rasa aman lebih bagi pengguna yang aktif dan sering beraktivitas di luar ruangan.
Chipset TECNO POVA 8 5G Mengalami Penurunan, Apa Bedanya?
Di balik desain baru dan bodi yang kini lebih tangguh, TECNO ternyata melakukan perubahan cukup besar pada sektor dapur pacu. Alih-alih mempertahankan MediaTek Dimensity 7300 Ultimate seperti TECNO POVA 7 5G, TECNO POVA 8 5G justru beralih ke MediaTek Dimensity 7100.

Sekilas, pergantian ini memang terlihat seperti peningkatan karena Dimensity 7100 merupakan chipset yang lebih baru. Chip tersebut diperkenalkan pada awal 2026, sedangkan Dimensity 7300 Ultimate sudah meluncur sejak 2024. Namun, jika melihat spesifikasi dan performanya, kenyataannya justru berbeda.
Dimensity 7100 hadir dengan sejumlah penurunan di berbagai aspek. Kecepatan prosesornya lebih rendah, proses fabrikasinya lebih besar, hingga GPU yang digunakan juga merupakan generasi lebih lama.
Kedua chipset sama-sama mengusung konfigurasi CPU octa-core dengan arsitektur yang mirip.

Bedanya, Dimensity 7100 hanya memiliki kecepatan hingga 2,4GHz, sementara Dimensity 7300 Ultimate mampu mencapai 2,5GHz. Selisihnya memang kecil, tetapi tetap berpengaruh pada performa, terutama saat menjalankan aplikasi berat maupun bermain game.
Selain itu, Dimensity 7100 masih diproduksi menggunakan proses fabrikasi 6nm, sedangkan Dimensity 7300 Ultimate sudah memakai teknologi 4nm yang lebih modern. Fabrikasi yang lebih kecil umumnya mampu memberikan efisiensi daya lebih baik sekaligus menghasilkan performa yang lebih optimal.
Layar TECNO POVA 8 5G Lebih Kecil, Baterainya Justru Lebih Besar
Selain dapur pacu, TECNO juga melakukan perubahan pada sektor layar. TECNO POVA 8 5G kini menggunakan panel 6,76 inci dengan resolusi 2344 × 1080 piksel, sedikit lebih kecil dibandingkan TECNO POVA 7 5G yang mengusung layar 6,78 inci beresolusi 2460 × 1080 piksel.
Meski perbedaannya tipis, ukuran layar yang lebih ringkas membuat perangkat terasa lebih nyaman digenggam.
Di sisi lain, peningkatan terbesar justru hadir pada sektor baterai. TECNO meningkatkan kapasitasnya dari 6.000mAh menjadi 8.000mAh, sehingga daya tahannya jauh lebih unggul. Berdasarkan pengujian TÜV SÜD, POVA 8 5G mampu bertahan lebih dari dua hari untuk pemakaian normal.

Pengujian internal TECNO juga mengklaim baterainya sanggup memutar video hingga 29 jam atau menjalankan aplikasi navigasi selama 30,5 jam, meningkat signifikan dibandingkan POVA 7 5G.
Namun, peningkatan kapasitas baterai ini memiliki konsekuensi. Walaupun sama-sama mendukung fast charging 45W, waktu pengisian POVA 8 5G menjadi sedikit lebih lama, yakni sekitar 35 menit untuk mengisi 50%, sedangkan POVA 7 5G hanya memerlukan 29 menit.
Selain itu, dukungan pengisian daya nirkabel 30W yang tersedia pada POVA 7 5G juga dihilangkan pada generasi terbaru ini.
Secara keseluruhan, TECNO POVA 8 5G menawarkan peningkatan yang sangat signifikan pada daya tahan baterai, tetapi harus mengorbankan sedikit ukuran layar, kecepatan pengisian, dan fitur wireless charging.
















































