Rujukan Sebelum Membeli

Snapdragon 4 Gen 5 Setara dengan Apa? Ini 7 Chipset Pesaingnya!

Qualcomm Snapdragon 4 Gen 5 merupakan chipset entry-level terbaru yang diperkenalkan pada 7 Mei 2026 sebagai penerus Snapdragon 4 Gen 4.

Salah satu peningkatan utamanya ada di sektor grafis, dengan GPU Adreno yang diklaim menawarkan performa hingga 77 persen lebih tinggi serta mendukung gaming hingga 90 FPS.

Dibuat dengan fabrikasi 4 nm, chipset ini mengusung CPU octa-core, dukungan 5G hingga 2,8 Gbps, RAM LPDDR4X, storage UFS 3.1, layar hingga 144 Hz, dan kamera hingga 108 MP.

Lalu, seberapa kencang performanya dibandingkan chipset lain di kelasnya? Berikut perbandingan Snapdragon 4 Gen 5 berdasarkan skor Geekbench 6 dan AnTuTu v11.

Inilah 7 Chipset Pesaing Snapdragon 4 Gen 5

1. Snapdragon 4 Gen 4

Sebagai generasi sebelumnya, Snapdragon 4 Gen 4 punya banyak kemiripan dengan Snapdragon 4 Gen 5. Keduanya sama-sama menggunakan fabrikasi 4 nm dan konfigurasi CPU 2x Cortex-A78 + 6x Cortex-A55.

Bedanya, Snapdragon 4 Gen 5 membawa peningkatan clock core performa dari 2,3 GHz menjadi 2,4 GHz serta GPU Adreno 629 yang lebih bertenaga.

Meski begitu, performa CPU keduanya ternyata cukup berdekatan. Snapdragon 4 Gen 4 mencatat sekitar 952 poin single-core dan 2.328 poin multi-core di Geekbench 6, dengan skor AnTuTu v11 sekitar 593.849 poin.

2. Dimensity 7025

MediaTek Dimensity 7025 menjadi salah satu chipset yang performanya cukup dekat dengan Snapdragon 4 Gen 5, terutama untuk single-core. Chip ini dibuat dengan fabrikasi 6 nm TSMC dan membawa konfigurasi 2x Cortex-A78 hingga 2,5 GHz serta 6x Cortex-A55 hingga 2,0 GHz.

Di Geekbench 6, Dimensity 7025 meraih sekitar 969 poin single-core dan 2.321 poin multi-core. Sementara AnTuTu v11 mencatat sekitar 668 ribu poin, menunjukkan keunggulan pada performa keseluruhan dibanding Snapdragon 4 Gen 5.

Di Indonesia, chipset ini bisa ditemukan pada beberapa smartphone seperti Redmi Note 14 5G dan POCO M7 Pro 5G.

3. Snapdragon 6s Gen 3

Meski berada di keluarga Snapdragon 6 Series, Snapdragon 6s Gen 3 tetap menarik dibandingkan dengan Snapdragon 4 Gen 5 karena performanya berada di kelas yang cukup berdekatan.

Chipset 6 nm ini mengandalkan 2x Cortex-A78 hingga 2,3 GHz, 6x Cortex-A55 hingga 2,0 GHz, serta GPU Adreno 619. Di Geekbench 6, skornya mencapai sekitar 938 poin single-core dan 2.183 poin multi-core, sementara AnTuTu v11 berada di kisaran 622 ribu poin.

Dengan hasil tersebut, Snapdragon 6s Gen 3 masih mampu bersaing cukup ketat dengan Snapdragon 4 Gen 5, terutama dari performa keseluruhan. Beberapa perangkat yang menggunakannya antara lain Motorola Moto G85 5G, Redmi 15 5G, dan POCO M7 Plus 5G.

4. Dimensity 7020

MediaTek Dimensity 7020, yang merupakan rebrand dari Dimensity 930, juga punya performa yang cukup berdekatan dengan Snapdragon 4 Gen 5. Chipset 6 nm ini mengusung 2x Cortex-A78 hingga 2,2 GHz, 6x Cortex-A55 hingga 2,0 GHz, serta GPU Mali-G57 MC2.

Di Geekbench 6, Dimensity 7020 mencatat sekitar 912 poin single-core dan 2.244 poin multi-core. Angka multi-core tersebut hanya terpaut tipis dari Snapdragon 4 Gen 5 yang berada di kisaran 2.250 poin. Sementara AnTuTu v11 mencapai sekitar 644 ribu poin.

Untuk performa CPU, Dimensity 7020 masih cukup kompetitif. Di Indonesia, chipset ini bisa ditemukan pada Infinix Note 40 Pro 5G dan Note 40 Pro+ 5G.

5. Kirin 8000A

Kirin 8000A juga menarik untuk dijadikan pembanding karena performanya berada di kelas yang cukup berdekatan dengan Snapdragon 4 Gen 5. Dibuat dengan fabrikasi 6 nm dan GPU Maleoon, chipset ini mencatat sekitar 904 poin single-core dan 2.420 poin multi-core di Geekbench 6.

Sementara itu, skor AnTuTu v11-nya berada di kisaran 683 ribu poin, membuat Kirin 8000A cukup unggul pada multi-core dan performa keseluruhan. Meski begitu, karakter performanya tetap berbeda, sehingga lebih tepat disebut sebagai kompetitor terdekat ketimbang pengganti langsung Snapdragon 4 Gen 5.

Chipset ini digunakan pada HUAWEI Enjoy 70X dan Enjoy 90 yang masing-masing meluncur pada 2025 dan 2026.

6. Dimensity 6300

MediaTek Dimensity 6300 memang berada satu tingkat di bawah Snapdragon 4 Gen 5, tetapi tetap menarik sebagai pembanding karena banyak digunakan di smartphone 5G kelas harga yang berdekatan.

Chipset 6 nm ini membawa 2x Cortex-A76 hingga 2,4 GHz, 6x Cortex-A55 hingga 2,0 GHz, serta GPU Mali-G57 MC2. Di Geekbench 6, skornya sekitar 771 poin single-core dan 1.980 poin multi-core, sedangkan AnTuTu v11 berada di kisaran 528 ribu poin.

Beberapa smartphone di Indonesia yang menggunakan Dimensity 6300 antara lain realme 13 5G, realme 14T 5G, vivo V50 Lite 5G, dan OPPO A5 Pro 5G.

7. Unisoc T820 / T9100

Unisoc T820 dan T9100 pada dasarnya merupakan chipset yang sama, dengan T9100 hadir sebagai nama baru atau rebranding dari T820. Keduanya dibuat dengan fabrikasi 6 nm TSMC dan mengusung CPU octa-core, terdiri dari 4x Cortex-A76 untuk performa dan 4x Cortex-A55 untuk efisiensi, serta GPU Mali-G57 MP4.

Menariknya, performa multi-core kedua chipset ini justru lebih tinggi dibanding Snapdragon 4 Gen 5. T820 mencatat sekitar 885 poin single-core dan 2.392 poin multi-core, sementara T9100 meraih 872 dan 2.451 poin. Sebagai pembanding, Snapdragon 4 Gen 5 berada di 976 dan 2.250 poin.

Di AnTuTu v11, T820 juga unggul dengan skor sekitar 757 ribu poin, dibanding Snapdragon 4 Gen 5 yang berada di kisaran 624 ribu poin. Di Indonesia, T820 digunakan pada nubia Neo 5G dan Neo 2 5G, sedangkan T9100 hadir di nubia Neo 3 GT 5G.

Baca juga: Dimensity 9500 Setara Sama Chipset Apa?

Kesimpulan

Jika melihat keseluruhan hasil benchmark, belum ada chipset yang benar-benar bisa menyamai Snapdragon 4 Gen 5 di semua pengujian.

Dimensity 7025 paling dekat pada skor single-core, sementara Dimensity 7020 unggul tipis di multi-core. Snapdragon 4 Gen 4 juga menjadi pembanding paling masuk akal karena merupakan generasi sebelumnya dengan konfigurasi CPU yang hampir sama.

Sementara itu, Snapdragon 6s Gen 3, Kirin 8000A, Dimensity 6300, serta Unisoc T820/T9100 masih berada di area performa yang cukup berdekatan, meski hasilnya berbeda-beda di setiap benchmark.

Secara keseluruhan, Snapdragon 4 Gen 5 bisa ditempatkan sebagai chipset entry-level 5G dengan performa CPU kompetitif. Daya tarik utamanya justru ada pada peningkatan GPU dan efisiensi yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya.

Tentang Penulis

Co-Founder sekaligus Content Specialist berpengalaman 9 tahun menulis artikel seputar HP dan Laptop. Selengkapnya di Halaman About.