Review Acer Aspire Vero, Laptop Serba Ramah Lingkungan

Setiap laptop yang meluncur di Indonesia membawa keunggulan masing-masing. Namun, masih sedikit laptop yang menonjolkan misi ‘hijau’ demi melestarikan lingkungan. Dari jumlah yang minim tersebut, terpahat nama Acer Aspire Vero yang lantang menyuarakan penggunaan plastik daur ulang.

Pasalnya, Acer Aspire Vero membawa angin segar bagi dunia laptop. Ketika merek lainnya berlomba-lomba mempromosikan mesin yang menggerakkan perangkat, Aspire Vero justru mengingatkan industri untuk lebih peka terhadap apa yang dibutuhkan oleh Bumi, tanah yang manusia tinggali. Ya, sebagian besar komponen Aspire Vero merupakan laptop ramah lingkungan.

Untuk mengetahui komponen apa saja yang masuk ke dalam kategori ‘hijau’, mari kita lucuti bersama laptop ini dalam sebuah review Acer Aspire Vero berikut ini.

Desain dan Layar

Dilihat sepintas saja, tentu sudah jelas sekali kalau desain dari laptop Acer Aspire Vero ini berbeda dengan laptop lainnya lantaran terbuat dari bahan daur ulang plastik PCR sebanyak 30% pada sasis dan 50% pada keycap.

Adanya penggunaan bahan daur ulang tersebut diklaim dapat mengurangi emisi CO2 sekitar 21% jika dibandingkan laptop plastik dengan ukuran serupa.

Laptop ini hanya memiliki satu warna, yaitu warna abu-abu yang diberi nama Volcano Grey. Desain laptop ini unik karena adanya bintik-bintik berwarna kuning di setiap sisinya.

Corak tersebut bukanlah cat yang sengaja dipoles pada bodi, melainkan warna alami dari plastiknya saat proses daur ulang, sehingga tidak ada satupun laptop dengan pola yang sama. Laptop tersebut juga sengaja dibiarkan tidak dicat yang semakin menguatkan kesan eco friendly.

Panel bagian bawah Acer Aspire Vero juga dibuat sedikit longgar guna memudahkan pengguna untuk melakukan bongkar dan pasang komponen untuk mengupgrade performa laptop, misalnya dengan penambahan RAM dan SSD.

Beralih ke desain pada keyboard, terlihat sangat mencolok jika huruf R dan E nya berbeda dengan huruf lainnya. Tombol pada huruf R dan E-nya berwarna kuning dengan rupa huruf yang terbalik (efek cermin).

Acer membuatnya seperti itu dengan maksud mengingatkan kita akan slogan reduce, reuse, dan recycle. Sedangkan pada sandaran tangan terukir nama Post Consumer Recycled (PCR), material yang dibanggakan Acer dalam Aspire Vero ini.

Lalu untuk boks, semua bantalan, dan kemasan untuk melindungi laptop ini juga dikatakan 100% dapat didaur ulang dan ramah lingkungan sebab terbuat dari 85% kertas daur ulang dan tinta kedelai.

Meski bodi dan sasinya didominasi oleh material daur ulang, bukan berarti bagian lainnya juga menggunakan komponen sembarangan. Dari layar misalnya, Acer Aspire Vero menawarkan layar seluas 15,6 inci yang terbuat dari panel IPS.

Di sisi lain, Aspire Vero telah mengantongi sertifikat EPEAT Silver, yang berarti laptop berbobot 1,8 kg ini telah memenuhi standar kriteria lingkungan dan tanggung jawab sosial, termasuk manajemen zat, pemilihan bahan, umur produk, konsumsi energi, pengemasan, jejak karbon dan kinerja lingkungan perusahaan dan tanggung jawab sosial.

Performa

Pada dasarnya, keluarga besar Aspire dirancang untuk penggunaan sehari-hari dengan fokus pada produktivitas tugas seperti mengorganisir email, mengolah kata, membuat presentasi, penelusuran web, juga menikmati hiburan.

Pun begitu dengan Acer Aspire Vero yang performanya didapat dari prosesor Intel® Core™ i5-1155G7. Disandingkan dengan GPU grafis Intel® Iris® Xe terintegrasi, SSD 512GB, dan RAM 8GB, perangkat ini tidak melupakan peran utamanya yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas penggunanya.

Meski bukan laptop gaming, namun pengguna Aspire masih dapat memainkan sejumlah judul game non-AAA, mengedit foto dan video, dan melakukan tugas-tugas berat yang mengandalkan kekuatan CPU.

Sementara itu, software bawaan yang ditanamkan pada Aspire Vero untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Sebut saja Acer TrueHarmony untuk yang membuat audio yang lebih kaya dan lebih hidup, dan Purified Voice yang menggunakan AI untuk mengurangi kebisingan dalam penggunaan untuk konferensi video.

Daya Tahan

Dengan klaim penggunaan hingga sekitar 7 jam, Acer Aspire Vero dibekali dengan VeroSense. Merupakan software yang memudahkan pengguna memilih mode penggunaan yang dioptimalkan untuk efisiensi daya dan daya tahan baterai.

Karena hemat energi juga merupakan salah satu langkah yang ramah lingkungan. VeroSense memberikan empat mode performa mulai dari Performance, Balanced, Eco, dan Eco+.

  • Eco+ Mode: Penghematan baterai ekstrem dengan fungsi penting dinonaktifkan.
  • Eco Mode: Mengurangi performa untuk meningkatkan efisiensi dan daya tahan baterai.
  • Balanced Mode: Keseimbangan performa dan penghematan daya.
  • Performance Mode: Optimal untuk performa keseluruhan.

Baca juga: Acer Aspire C27-1655, AIO Minimalis yang Mudah di Upgrade

Kesimpulan

Meskipun misi utama perangkat ini adalah mengurangi penggunaan sampah plastik, namun pengguna Acer Aspire Vero ini masih bisa menikmati performa yang lebih unggul ketimbang produk kompetitor.

Apalagi, harganya juga bersaing karena hanya dibanderol Rp 10 jutaan saja. Semoga review Acer Aspire Vero yang kami bagikan bisa jadi bahan pertimbangan. Jadi, siap untuk memulai gaya hidup hijau dengan laptop yang juga hijau?

Artikel Menarik Lainnya:

About the Author: Amar Mushanif

Menyukai hal-hal yang berhubungan dengan game dan teknologi, saat ini menjadi Co-founder di YATEKNO. Follow me on Instagram