Cara Setting CPU Android untuk Overlock agar Performa Maksimal

Terkadang pengguna android menginginkan performa yang lebih saat
menjalankan aplikasi atau game berat. Itu bisa saja kamu lakukan dengan
menggunakan beberapa cara agar Processor android bekerja dengan
maksimal. Selain simple, kamu juga tidak perlu merogoh kocek untuk
membeli android yang lebih untuk menikmati aplikasi atau game besar.


Sebelumnya, apa sih Overlock itu? Bagi pengguna android awam tentu tidak mengetahui kedua istilah tersebut. Untuk lebih jelasnya, yuk simak dengan baik.

Ponsel android
memang sangat mirip dengan komputer. yang menjadi pembeda ialah jika
kita ingin mengupgrade perangkat pada komputer itu memungkinkan dan
tentu bisa. Namun, jika kita melakukannya pada smartphone android, tentu
hal ini mustahil dilakukan. Terkecuali memang jika mempunyai keahlian
khusus dalam mengotak-atik smartphone android tersebut.

Sama
seperti komputer, android juga mempunyai sebuah otak yang bekerja untuk
melakukan sebuah aktifitas, otak tersebut bernama Processor. Ketika
kamu membeli sebuah android, tentu kamu sering melihat nama Processor
beserta dengan jumlahnya pada box android tersebut.

Jenis processor
serta ukurannya tentu mempengaruhi kinerja pada android. Semakin besar
maka semakin baik pula kinerja pada android. Contohnya
banyak jenis processor android saat ini, seperti Snapdragon, Qualcomm,
Tegra, MediaTek, dan di ikuti dengan jumlah inti atau core tentunya,
misalnya : 1GHz, 2GHz, Quad-Core, Dual-Core, dan masih banyak
lagi.

Nah sekarang berkaitan pada Overlock di android. Proses ini akan
membantu kinerja Processor menjadi lebih baik dari kecepatan standar.
Misalnya kamu memiliki Processor 1,5 GHz kemudian kamu ingin
mempercepatnya menjadi 2GHz, itu berarti kecepatan android kamu akan
menjadi ringan dan lincah.

Bagaimana Cara Overclock pada Android?

SetCPU - Overlock dan Underlock android
1. Kamu membutuhkan aplikasi yang bernama Set CPU, bisa kamu unduh melalui Google PlayStore. Namun sayang, aplikasi ini tidak gratis alias berbayar. Atau kamu bisa meminta pada teman yang mempunyai aplikasi ini.
Note: Kamu juga harus sudah mempunyai Akses Root pada android.

2. Instal Set CPU, kemudian buka aplikasi tersebut.
3. Kamu dapat memilih “Contine Recommended”, itu berarti settingan rekomendasi dari aplikasi tersebut. dan jika kamu memilih Custom Setup Advanced, berarti kamu dapat mengatur sesuai keinginan kita. Terserah pilih yang mana, tapi saya sarankan pilih Custom Setup Advanced.

4. Setting menjadi maksimal, lalu pilih menu Profile seperti gambar berikut.

5. Centang pada bagian “Enable Profile” dibagian bawah. Lalu pilih Add.
6. Pilih mode yang ingin di Overlock, lihat gambar dibawah ini sebagai percobaan aplikasi.

7. Klik Apps, lalu pilih gambar yang ingin kamu Overlock.
8. Kemudian kamu klik Next untuk tahap selanjutnya.

9. Rubahlah bagian set the I/O scheduler menjadi cfq, kemudian klik Next.
10. Selesai!

Jika
kamu ingin melakukan Underlock caranya tinggal menghilangkan centang
pada aplikasi yang kamu lakukan proses Overlock. Dengan menuju ke
Profile kemudian hilangkan centang pada enable profile dan juga pada
profile yang telah dibuat tadi.
Sekarang
kamu dapat menguji seberapa cepat kinerja android kamu setelah
melakukan proses Overlock. Bandingkan dengan sebelum kamu melakukan
proses tersebut, tentu berbeda. 
Ada
baiknya kamu tidak berlebihan dalam memberi jumlah MHz disaat melakukan
settingan Overlock, karena itu tentu akan membebani ponsel androidmu. Pada dasarnya, jika android sering dipaksakan untuk melakukan
kinerja berat diluar batas, akan berdampak buruk bagi android itu
sendiri.

Dengan melakukan aktifitas di atas, maka
garansi pabrik juga akan hilang karena akses Root. Segala kerusakan
bukanlah tanggung jawab admin dan telah menjadi konsekuensi pengguna
android sendiri.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *