Cara Ampuh Mengatasi Android yang Sering Restart Sendiri (Bootloop)

advertisement
advertisement
Bootloop merupakan sebuah masalah yang terjadi pada kegagalan perangkat lunak sistem android pada saat booting. Biasanya tanda-tanda ini berupa kegagalan masuk ke dalam sistem dengan hanya menampilkan logo dari vendor android kamu secara berulang-ulang.

Jika kamu mengalami masalah seperti ini, tentu kamu tidak perlu panik. Apalagi sampai membawa ponselmu ke tukang servis. Perlu diketahui, bootloop sendiri memiliki tiga tipikal, berikut masing-masing contoh beserta penjelasannya.
  • Bootloop Ringan: Biasanya ketika android dinyalakan akan mengalami stuck atau tertahan pada logo booting, namun bisa masuk dalam tampilan home tapi tetap mengalami kejadian tersebut beberapa saat kemudian.
  • Bootloop Biasa: Ketika android dinyalakan, kamu akan tertahan sampai di logo boot animations, namun tetap bisa mengakses menu recovery mode atau CWM.
  • Bootloop Terparah: Saat android dinyalakan akan terhenti sampai di logo boot animations, dan tidak bisa mengakses menu recovery atau CWM.

Bootloop Android

Biasanya sebuah android yang mengalami kejadian bootloop tentu memiliki penyebabnya. Seperti yang kita tahu, bootlop disebabkan karena kegagalan sistem saat booting. 

Nah kesalahan tersebut bisa terjadi karena kamu melakukan hal-hal seperti, merubah animasi booting, font android yang tidak cocok, menggunakan launcher, edit permission, hingga melakukan rooting. Biasanya masalah bootloop terjadi karena pengguna android tetap ngotot untuk melakukan root pada ponselnya.

Bagaimana cara mengatasi HP Android yang restart sendiri (bootloop)? Mari simak dalam pembahasan berikut ini hingga tuntas.

Bootloop Ringan (Easy Bootloop)

Jika kamu sering mengalami masalah bootlop atau terhenti pada logo booting namun tetap bisa mengakses menu android, usahakan bersihkan cache atau mengurangi penggunaan aplikasi yang memakan banyak kinerja random acces memory (RAM).

Karena biasanya bootloop terjadi karena android sudah tidak kuat menahan beban dari penggunaan aktifitas yang dapat menguras habis daya bebas RAM. Padahal kita wajib menyisihkan paling tidak 50MB space free untuk kinerja RAM android.

Jika masih sering terjadi lagi, lakukan reset ulang agar android kamu seperti baru lagi. Dengan cara menuju Pengaturan > Cadangkan dan Reset > Reset Data Pabrik. Jangan lupa backup data-data penting di android kamu ya.


Bootloop Sedang (Medium Bootloop)

Pada masalah bootloop tingkat menengah ini, biasanya hal yang terjadi yaitu pengguna akan stuck pada animations logo dan tidak bisa mengakses menu android. Hal ini disebabkan karena pengguna 
mengotak-atik fitur ataupun sistem android dalam system recovery, salah satunya yakni rooting.

Seperti yang kita tahu, melakukan root pada sebuah android dapat mengurangi garansi dari ponsel itu sendiri. Meskipun user diberikan kebebasan dalam mengakses fitur-fitur yang diinginkan. Namun nyatanya, hal ini bisa menyebabkan kerusakan pada sistem android jika kita sembarangan.

Jika kamu mengalami kejadian seperti ini, kamu tentu dapat melakukan backup data terlebih dahulu melalui CWM mode. Nah, kemudian kamu bisa memasang custom ROM bawaan pabrik melalui PC atau laptop. Pastikan juga kalau kamu memasang CWM yang sesuai dengan tipe androidmu.

Untuk tutorial memasang CWM sendiri, kamu bisa melihat langkah-langkahnya melalui forum ataupun website yang memberikan tips memasang custom ROM beserta link downloadnya.

Bootlop Parah (Hard Bootloop)

Penyebab masalah bootloop yang satu ini biasanya karena pengguna mengubah stock ROM bawaan dengan yang berbeda, atau melakukan upgrade OS android ke versi terbaru namun mengalami sebuah kegagalan.

Cara mengatasi hard bootloop ini tidak begitu sulit, kamu hanya perlu menyediakan Laptop/PC beserta kabel data untuk melakukan flashing ROM atau firmware bawaan pabrik. Cara lakukan flashing setiap android tentunya berbeda-beda.

Sama halnya dengan medium bootloop, jika kamu sebelumnya belum mem-backup ROM bawaan pabrik, maka kamu bisa mendownloadnya melalui forum ataupun website. Namun pastikan juga kalau custom ROM tersebut sesuai dengan android milik kamu.

Dengan adanya kejadian seperti itu, tentu bisa menjadi pembelajaran buat kamu agar tidak mengotak-atik sebuah barang yang masih orisinil. Pada intinya, setelah melakukan kejadian bootloop, jangan mengulangi kejadian yang sama.

Itulah dia tips dan cara mengatasi HP android yang restart sendiri atau bootloop. Semoga dengan mengikuti tips di atas, ponsel pintar kamu segera kembali normal.

Sampaikan tanggapan & pertanyaanmu via kolom komentar di bawah ini:

Post a Comment